Cara Tepat Mengumpulkan DP Rumah


18565_photo

Cara Tepat Mengumpulkan DP Rumah –  Uang muka sebesar 30 persen dari harga jual yang wajib diserahkan ketika hendak membeli rumah terkadang membuat masyarakat terasa berat. Pasalnya, harga rumah sekarang sudah mencapai ratusan juta. Seandainya harga jual rumah yang hendak dibeli Rp 500 juta, maka Anda wajib menyediakan dana Rp 150 juta sebagai uang muka. Kondisi ini kadang kala membuat calon pembeli memutar otak dalam pengumpulan dana untuk DP rumah. Bagi Anda yang sedang berjibaku saat ini untuk mencari DP rumah, cobalah mengikuti beberapa cara di bawah ini.

Alokasikan sepertiga penghasilan

Pada saat Anda menerima penghasilan tetap setiap bulannya langsung alokasikan sepertiganya untuk pengumpulan uang muka rumah. Bila berat dan masih banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, maka minimal sisihkan 10 hingga 20 persen dari penghasilan. Anda harus tekun dan rajin menyisihkan dana setiap bulannya bila berniat membeli rumah. Jika Anda terus menerapkan hal ini maka bukan hal yang mustahil dalam waktu setahun hingga dua tahun uang muka yang dikehendaki akan tercapai.

Turunkan target rumah

Saat berencana membeli rumah, Anda mengincar lokasi di pusat kota dan harganya mencapai Rp 1 miliar. Namun apa daya, ternyata uang muka untuk membeli rumah impian tersebut tak kunjung terkumpul. Maka, cara yang tepat adalah menurunkan target pembelian rumah. Anda bisa memilih rumah yang sesuai dengan kantong. Misalnya, di pinggiran Jakarta tapi masih dekat dengan akses transportasi. Pilih juga rumah dengan uang muka yang mampu Anda bayar, tentu harus selaras dengan kondisi keuangan.

Manfaatkan aset yang dimiliki

Cara mencari tambahan uang muka rumah bisa memanfaatkan aset yang dimiliki. Sebagai contoh, Anda punya mobil seharga Rp 500 juta. Anda bisa menjualnya dan membeli kendaraan lain yang harganya jauh di bawah itu. Seperti mobil dengan harga Rp 150-Rp 200 juta atau jika mau untung banyak bisa membeli motor. Di samping itu, bila memiliki aset lain seperti emas, berlian atau bahkan toko bisa dimanfaatkan untuk membayar uang muka.

Cari penghasilan tambahan

Pengumpulan dana untuk membeli uang muka rumah bisa dilakukan dengan mencari penghasilan tambahan. Anda bisa mengupayakan kemampuan dan bakat Anda untuk mengumpulkan pundi-pundi. Misalnya, menjadi penulis lepas, fotografer, guru les privat dan lainnya. Paling tidak Anda bisa menambah penghasilan setiap bulannya. Pekerjaan ini bisa dilakukan pada saat selesai bekerja atau di akhir pekan. Intinya jangan sampai mengganggu pekerjaan utama Anda.

Mencari pinjaman

Bila dari kelima cara tersebut, Anda menemukan jalan buntu cobalah cara terakhir yakni mencari pinjaman. Sebaiknya hindari mengambil pinjaman berupa KTA, karena akan menambah beban Anda setiap bulan. Harus membayar cicilan dua kali yaitu untuk KTA dan DP rumah. Anda bisa mencari pinjaman dengan bunga 0 persen seperti pada keluarga dekat atau teman. Dengan begitu tidak akan memusingkan Anda memikirkan bunga pinjaman. (Foto: Istimewa)Uang muka sebesar 30 persen dari harga jual yang wajib diserahkan ketika hendak membeli rumah terkadang membuat masyarakat terasa berat. Pasalnya, harga rumah sekarang sudah mencapai ratusan juta. Seandainya harga jual rumah yang hendak dibeli Rp 500 juta, maka Anda wajib menyediakan dana Rp 150 juta sebagai uang muka. Kondisi ini kadang kala membuat calon pembeli memutar otak dalam pengumpulan dana untuk DP rumah. Bagi Anda yang sedang berjibaku saat ini untuk mencari DP rumah, cobalah mengikuti beberapa cara di bawah ini.

Alokasikan sepertiga penghasilan

Pada saat Anda menerima penghasilan tetap setiap bulannya langsung alokasikan sepertiganya untuk pengumpulan uang muka rumah. Bila berat dan masih banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, maka minimal sisihkan 10 hingga 20 persen dari penghasilan. Anda harus tekun dan rajin menyisihkan dana setiap bulannya bila berniat membeli rumah. Jika Anda terus menerapkan hal ini maka bukan hal yang mustahil dalam waktu setahun hingga dua tahun uang muka yang dikehendaki akan tercapai.

Turunkan target rumah

Saat berencana membeli rumah, Anda mengincar lokasi di pusat kota dan harganya mencapai Rp 1 miliar. Namun apa daya, ternyata uang muka untuk membeli rumah impian tersebut tak kunjung terkumpul. Maka, cara yang tepat adalah menurunkan target pembelian rumah. Anda bisa memilih rumah yang sesuai dengan kantong. Misalnya, di pinggiran Jakarta tapi masih dekat dengan akses transportasi. Pilih juga rumah dengan uang muka yang mampu Anda bayar, tentu harus selaras dengan kondisi keuangan.

Manfaatkan aset yang dimiliki

Cara mencari tambahan uang muka rumah bisa memanfaatkan aset yang dimiliki. Sebagai contoh, Anda punya mobil seharga Rp 500 juta. Anda bisa menjualnya dan membeli kendaraan lain yang harganya jauh di bawah itu. Seperti mobil dengan harga Rp 150-Rp 200 juta atau jika mau untung banyak bisa membeli motor. Di samping itu, bila memiliki aset lain seperti emas, berlian atau bahkan toko bisa dimanfaatkan untuk membayar uang muka.

Cari penghasilan tambahan

Pengumpulan dana untuk membeli uang muka rumah bisa dilakukan dengan mencari penghasilan tambahan. Anda bisa mengupayakan kemampuan dan bakat Anda untuk mengumpulkan pundi-pundi. Misalnya, menjadi penulis lepas, fotografer, guru les privat dan lainnya. Paling tidak Anda bisa menambah penghasilan setiap bulannya. Pekerjaan ini bisa dilakukan pada saat selesai bekerja atau di akhir pekan. Intinya jangan sampai mengganggu pekerjaan utama Anda.

Mencari pinjaman

Bila dari kelima cara tersebut, Anda menemukan jalan buntu cobalah cara terakhir yakni mencari pinjaman. Sebaiknya hindari mengambil pinjaman berupa KTA, karena akan menambah beban Anda setiap bulan. Harus membayar cicilan dua kali yaitu untuk KTA dan DP rumah. Anda bisa mencari pinjaman dengan bunga 0 persen seperti pada keluarga dekat atau teman. Dengan begitu tidak akan memusingkan Anda memikirkan bunga pinjaman. (Foto: Istimewa)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s